Salah satu motivasi di balik penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan peserta didik dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Salah satu elemen yang berkontribusi terhadap minimnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar adalah metode penyampaian materi oleh guru, khususnya ketika menggunakan model pembelajaran inkuiri. Oleh karena itu, peneliti berinisiatif untuk melaksanakan sebuah eksperimen menggunakan model pembelajaran jigsaw. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan yang berarti dalam pencapaian hasil belajar siswa ketika membandingkan penerapan model jigsaw dengan model inkuiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Plus Salsabila. Jenis penelitian yang dipilih adalah eksperimen semu, yang termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Secara keseluruhan, populasi dan sampel penelitian ini mencakup 19 subjek, di mana teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data melibatkan penggunaan soal-soal yang telah teruji keakuratan dan validitasnya. Hasil menunjukkan bahwa data memenuhi standar normalitas dan homogenitas. Dari hasil analisis perhitungan yang dilakukan, bisa disimpulkan bahwa hipotesis nol atau Ho ditolak, artinya capaian belajar siswa memang berbeda antara kelas yang menerapkan model jigsaw dan kelas yang menggunakan model inkuiri. Data uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 1,464, sementara t tabel adalah 1.739.
Copyrights © 2025