Education has often been understood as merely a process of knowledge transfer without regard to the dimension of human liberation from various existential limitations such as ignorance, injustice, poverty, and loss of meaning in life. In this context, Christian education offers a transformative and holistic approach, rooted in a theological understanding of humans as imago Dei who are called to live in truth, love, and service. This paper aims to analyse the concept of Freedom through Education from the perspective of Christian educational philosophy and review its relevance to the implementation of the Merdeka Curriculum and Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) in Indonesia. This study uses a qualitative approach with a literature review method through a study of relevant theological, philosophical, and educational policy literature. The results of the study show that Christian education is a process of liberation that emphasises the integration of faith, knowledge, and action in forming people who are free in Christ. The concept of independence through education provides a foundation for character development, moral freedom, and social responsibility rooted in love and service. Thus, Christian education is expected to be a means of spiritual and social transformation that enables humans to live in truth and realise God's love in the context of Indonesian education. AbstrakPendidikan selama ini sering dipahami sebatas proses transfer pengetahuan tanpa memperhatikan dimensi pembebasan manusia dari berbagai keterbatasan eksistensial seperti ketidaktahuan, ketidakadilan, kemiskinan, dan kehilangan makna hidup. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Kristen hadir dengan pendekatan yang transformatif dan holistik, berakar pada pemahaman teologis tentang manusia sebagai imago Dei yang dipanggil untuk hidup dalam kebenaran, kasih, dan pelayanan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis konsep Merdeka melalui Pendidikan dalam perspektif filsafat pendidikan Kristen serta meninjau relevansinya terhadap implementasi Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui kajian terhadap literatur teologis, filosofis, dan kebijakan pendidikan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kristen merupakan proses pembebasan yang menekankan integrasi iman, pengetahuan, dan tindakan dalam membentuk manusia yang merdeka di dalam Kristus. Konsep Merdeka melalui Pendidikan memberikan fondasi bagi pengembangan karakter, kebebasan moral, dan tanggung jawab sosial yang berakar pada kasih dan pelayanan. Dengan demikian, Pendidikan Kristen diharapkan menjadi sarana transformasi spiritual dan sosial yang memampukan manusia hidup dalam kebenaran serta mewujudkan kasih Allah dalam konteks pendidikan Indonesia.
Copyrights © 2025