Minimnya penerapan model dan media pembelajaran yang tepat berkontribusi terhadap kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam aktivitas pembelajaran. Kondisi tersebut berpengaruh negatif terhadap pemahaman materi oleh peserta didik, sehingga dapat menimbulkan rendahnya tingkat pemahaman belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah kelas IV SD 2 Singocandi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre experimental one group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD 2 Singocandi dengan jumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest 45 menjadi posttest 63,82. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 diterima dan ditolak yang menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikansi antara hasil pretest dan posttest. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut adalah terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah. Minimnya penerapan model dan media pembelajaran yang tepat berkontribusi terhadap kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam aktivitas pembelajaran. Kondisi tersebut berpengaruh negatif terhadap pemahaman materi oleh peserta didik, sehingga dapat menimbulkan rendahnya tingkat pemahaman belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah kelas IV SD 2 Singocandi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre experimental one group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD 2 Singocandi dengan jumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest 45 menjadi posttest 63,82. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 diterima dan ditolak yang menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikansi antara hasil pretest dan posttest. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut adalah terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media roda sejarah.
Copyrights © 2025