Inovasi teknologi pengering berbasis energi limbah biomassa telah berkembang untuk meningkatkan pengolahan aneka kerupuk di Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Dengan penerapan teknologi Internet of Things (IoT) ramah lingkungan, pelatihan kewirausahaan IPTEKS bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk kerupuk. Permasalahan yang dihadapi mitra mencakup kurangnya pengetahuan teknologi modern, manajemen usaha yang lemah, dan persaingan pasar yang ketat. Solusi yang ditawarkan meliputi penerapan teknologi modern dalam produksi dan pelatihan manajemen usaha. Metode pelaksanaan terdiri dari identifikasi kebutuhan, pengadaan alat, dan pendampingan pasca-pelatihan. Evaluasi dilakukan secara formatif dan sumatif untuk menilai dampak program. Alat inovasi yang dirancang untuk pengolahan kerupuk mencakup komponen penyimpanan energi, cerobong, dan rak pengolahan yang mengoptimalkan proses produksi. Kegiatan pemberdayaan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam industri kerupuk diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk di pasar. Melalui program pelatihan dan pendampingan, sebanyak 5 peserta dari anggota UKM telah dilibatkan dalam kegiatan ini. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan peningkatan rata-rata produksi kerupuk meningkat dari 100 kilogram per bulan menjadi 150 kilogram per bulan, atau meningkat sebesar 50%.
Copyrights © 2025