Tingginya prevalensi karies anak berkaitan dengan kebiasaan makan. Anak usia sekolah, umumnya sangat menyukai jajanan yang manis, lunak dan lengket. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa kegiatan promotif dan preventif dengan memberikan edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat sebelum dan sesudah diberikan edukasi serta menilai kebersihan gigi. Kegiatan ini diawali dengan pemberian kuesioner untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat serta pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut. Selanjutnya dilakukan pemberian edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat & Gigi Sehat”. Setelah dilakukan evaluasi, terlihat adanya perubahan pengetahuan siswa. Jumlah siswa dengan pengetahuan dalam kriteria baik meningkat dari 7 orang (11,6%) menjadi 49 orang (81,7%). Debris Index dengan kategori baik meningkat dari 9 orang (15,0%) menjadi 49 orang (81,6%). Edukasi menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” berdampak pada peningkatan pengetahuan, menurunkan Debris Indeks dan OHIS pada siswa. Penggunaan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” dalam edukasi mampu mendorong timbulnya kesadaran siswa untuk mengkonsumsi makan yang sehat dan memelihara kesehatan gigi dan mulutnya. Siswa sudah mulai menerapkan kebiasaan sikat gigi yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan menggunakan buku panduan “Makanan Sehat dan Gigi Sehat” sudah terlaksana dengan baik. Pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan gigi sehat sudah semakin baik. Kondisi gigi dan mulut siswa/i yang dinilai berdasarkan angka OHI-S juga semakin baik, 85% siswa memiliki OHIS ? 1,2 (dalam kategori baik).
Copyrights © 2025