Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU ANAK DALAM MEMELIHARA KESEHATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP TERJADINYA KARIES MOLAR SATU PERMANEN PADA MURID KELAS III DAN IV SD NEGERI 067247 JL. BUNGA MALEM VII KELURAHAN LAU CIH KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Ria, Ngena
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.665 KB)

Abstract

Penyakit gigi dan mulut merupakan penyakit gigi yang berhubungan langsung dengan perilaku atau kebiasaan untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan metode survey untuk mendapatkan gambaran mengenai pengetahuan dan perilaku anak dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut terhadap terjadinya karies molar satu permanen pada murid kelas III dan IV SD Negeri 067247 Jl. Bunga Malem VII Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan. Populasi adalah Murid SD Negeri 067247 Jl. Bunga Malem VII Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan. Sampel dalam penelitian adalah murid kelas III dan IV dengan jumlah 49 orang. Data yang diperlukan dalam penelitian adalah data primer, yaitu data yang didapat melalui kuesioner dan pemeriksaan langsung pada rongga mulut murid kelas III dan IV SD Negeri 067247 Jl. Bunga Malem VII Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan. Pengetahuan murid kelas III dan IV SDNegeri 067247 Jl. Bunga Malem VII Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut terhadap terjadinya karies molar satu permanen dengan kriteria baik 34 orang (69%), kriteria sedang 15 orang (31%) dan kriteria buruk (0%). Perilaku murid kelas III dan IV SD Negeri 067247 Jl. Bunga Malem VII Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut terhadap terjadinya karies molar satu permanen dengan kriteria baik 43 orang (88%), kriteria sedang 6 orang (12%) dan kriteria buruk (0%). Murid kelas III dan IV yang terkena karies molar satu permanen sebanyak 37 orang (76%), sedangkan yang tidak terkena karies molar satu permanen sebanyak 12 orang (24%).
PENGARUH MUTU PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP KUNJUNGAN PASIEN DI PUSKESMAS DARUSSALAM KECAMATAN MEDAN PETISAH MEDAN TAHUN 2015 Ria, Ngena
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.485 KB)

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan akan menjadi tuntutan masyarakat terutama dengan semakin meningkatnya pendidikan dan sosial ekonomi. Masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan kesehatan selalu menginginkan pelayanan yang diterima sesuai dengan harapan, sehingga dapat memberikan kepuasan bagi penerima layanan kesehatan. Kepuasan pasien yang dihasilkan dari pelayanan Puskesmas tidak terlepas dari pelayanan tenaga medis (dokter) yang memberikan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas Darussalam dan perbedaan kepuasan pasien yang telah berkunjung dan kembali berkunjung dengan pasien yang telah berkunjung dan tidak kembali berkunjung. Rancangan penelitian adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 30 orang pasien yang pernah berkunjung dan kembali berkunjung dan 30 orang pasien yang pernah berkunjung dan tidak kembali berkunjung. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan secara langsung kepada pasien setelah menerima tindakan perawatan gigi. Kepuasan pasien di ukur dari dimensi empati, dimensi fisik, dimensi jaminan dan dimensi ketanggapan. Analisis dilakukan secara manual untuk melihat perbedaan kepuasan pasien yang berkunjung ke poli gigi Puskesmas Darussalam. Karakteristik pasien yang berkunjung ke poli gigi Puskesmas Darussalam kebanyakan perempuan, berumur 17-27 tahun. Pasien yang datang berkunjung ke poli gigi Puskesmas Darussalam mempunyai peluang untuk puas terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Disarankan kepada Puskesmas Darussalam Medan, Puskesmas maupun profesi dokter gigi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan memperhatikan dimensi-dimensi yang dapat mempengaruhi mutu peayanan kesehatan gigi dan mulut yang berpengaruh terhadap kunjungan pasien di poli gigi Puskesmas Darussalam.
HUBUNGAN TINGKAT KEPARAHAN GINGIVITIS DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI POLI GIGI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H ADAM MALIK MEDAN Utami, Sri; Ria, Ngena; Herlinawati, Herlinawati
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.756 KB)

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan sistolik dan diastolik darah arteri. Manifestasi oral dari hipertensi secara klinis kurang dapat dikenali, namun sering menimbulkan efek gingivitis. Perdarahan gusi atau  gingival, merupakan tanda awal dari inflamasi pada gingival yang dikenal dengan gingivitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat keparahan gingivitis dengan derajat hipertensi menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian adalah pasien gingivitis disertai hipertensi di Poli Gigi RSUP H Adam Malik Medan. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Jumlah sampel sesuai kriteria inklusi dalam kurun waktu 24 hari hari buka berjumlah 60 pasien gingivitis dengan hipertensi. Data yang dikumpulkan adalah tingkat keparahan gingivitis diperoleh dengan mengukur perdarahan gingival menggunakan prob menghasilkan Papilla Bleeding Index (PBI) dan derajat hipertensi diukur dengan tensimeter air raksa. Data dianalisa menggunakan sistem komputerisasi. Hubungan tingkat keparahan gingivitis dengan dengan derajat hipertensi menggunakan uji Spearman pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh nilai p=0,013 maka terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat keparahan gingivitis dengan derajat hipertensi. Kekuatan hubungan menunjukkan hubungan yang sedang dengan nilai r=0,336 dan berpola positif. Dari persamaan garis dapat diprediksi bahwa pada tingkat gingivitis ringan (PBI=1) akan terjadi hipertensi derajat I (140-159 mmHg/90-99 mmHg). Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi dan referensi adanya hubungan yang bermakna antara gingivitis dengan hipertensi di perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan.dan RSUP H Adam Malik Medan
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG DIET MAKANAN TERHADAP KARIES GIGI PADA SISWA/I KELAS IV SD NEGERI NO. 060891 JL. JAMIN GINTING 303 MEDAN Ria, Ngena; Simaremare, Susy Adrianelly
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.105 KB)

Abstract

Makanan atau subrat merupakan unsur penting untuk terjadinya karies. Proses karies ditentukan oleh jeniskarbohidrat dalam bentuk tepung atau cairan yang bersifat lengket serta hancur didalam mulut yangmemudahkan terjadinya karies. Hampir semua anak menyukai makanan yang bersifat kariogenik yangmerupakan salah satu penyebab terjadinya karies. Penelitian bersifat deskriptif yang bertujuan untukmengetahui Gambaran Pengetahuan Orang Tua Tentang Diet Makanan Terhadap Karies Gigi Pada Siswa/ISD Negeri No. 060891 Jl. Jamin Ginting 303 Medan Tahun 2014 yang dilaksanakan pada September sampaiNopember 2014. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian Gambaran Pengetahuan Orang TuaTentang Diet Makanan terhadap karies Gigi diperoleh data sebanyak 24 orang (80%)memiliki pengetahuanbaik, 6 orang (20%) memiliki pengetahuan sedang dan tidak terdapat siswa yang berpengetahuan buruk.Hasil pengetahuan untuk karies gigi susu diperoleh jumlah def-t adalah 47 dan def-t rata-rata 1,56. Hasilpenelitian untuk karies Gigi tetap diperoleh jumlah DMF-T adalah 41 dan DMF-T rata-rata 1,36.Berdasarkan hasil yang dapat disimpulkan bahwa Gambaran Pengetahuan Orang Tua Tentang DietMakanan Terhadap Karies Gigi Pada siswa/i Kelas IV SD Negeri No. 060891 Jl. Jamin Ginting 303 MedanTahun 2014 diperoleh hampir semua anak menyukai makanan dan minuman yang bersifat kariogenik yangmerupakan faktor resiko terjadinya karies. Dari data hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh siswa/Imemiliki karies gigi (83,4%). Karies gigi susu diperoleh data def-t adalah 47 dengan rata-rata def-t 1,56.Karies gigi tetap diperoleh jumlah DMF-T adalah 41 dan rata-rata DMF-T 1,36. Diharapkan terutamakepada siswa/i agar memilih makanan yang menyehatkan gigi untuk menghindari terjadinya karies gigi.
HUBUNGAN PERILAKU MAHASISWA POLTEKKES YANG MENGGUNAKAN FIXED APLIANCE TENTANG MENYIKAT GIGI DENGAN NILAI OHI-S DI POLTEKKES KEMENKES MEDAN TAHUN 2013 Herlinawati, Herlinawati; Ria, Ngena; Nasution, Zuraidah
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.218 KB)

Abstract

Fixed appliance atau disebut juga pesawat orthodonti cekat merupakan alat orthodonti yang dilengketkanlangsung pada gigi. Dewasa ini pemakaian fixed appliance semakin banyak diminati kawula muda untukmemperbaiki dan mengoptimalkan fungsi gigi sebagai alat kunyah dan untuk mengoptimalkan fungsiestetika gigi. Piranti fixed appliance memiliki bentuk yang rumit sehingga mempermudah lengketnya plaklebih lama dan dapat meningkatkan resiko terjadinya karies, gingivitis dan penyakit periodontal. Adanyapiranti fixed appliance yang menempel pada gigi-gigi akan menyulitkan untuk membersihkan gigi sehinggacenderung terjadi penumpukan plak pada gigi disekitar bracket dan mahkota gigi pada tepi gingival.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku mahasiswa yang memakai fixed appliancetentang menyikat gigi dengan nilai OHI-S di Poltekkes Kemenkes Medan. Jenis penelitian yang digunakanadalah survei analitik dengan desain cross sectional . Populasi dalam penelitian ini berjumlah 122 orang dansampel adalah seluruh populasi yaitu 122 orang (total populasi). instrumen yang dipakai yaitu kaca mulut,pinset, sonde, nier bekken, handuk bersih kuesioner dan formulir pemeriksaan. Analisis data bivariatdengan menggunakan uji chi-square dan Spearman’s rho dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05).Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kategori pengetahuan mahasiswa tidak berhubungan dengan kriteriaOHI-S (p > 0,05) sedangkan kategori sikap dan tindakan mempunyai hubungan dengan kriteria OHI-S (p <0,05). Nilai OHI-S rata-rata adalah 2,68. Dianjurkan kepada mahasiswa yang menggunakan fixed applianceagar lebih meningkatkan kebersihan gigi dan mulutnya, mengiku
PENGETAHUAN PEMILIHAN SIKAT GIGI TERHADAP NILAI KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA-SISWI KELAS II C SMP NEGERI 31 JL. JAMIN GINTING KM 13,5 MEDAN ria, ngena
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.272 KB)

Abstract

Sikat gigi merupakan alat untuk membersihkan gigi dan memijat gusi, menyikat gigi dapat menjagakebersihan gigi dan mulut serta menghindari terbentuknya lubang gigi, kalkulus serta penyakit gigi dan gusi.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode survey yang bertujuan untukmengetahui gambaran pengetahuan tentang pemilihan sikat gigi terhadap nilai OHI-Spada siswa-siswi kelasII C SMP Negeri 31 Jl. Jamin Ginting Km 13,5 Medan Tahun 2018.Data diperoleh secara langsung melaluikuesioner yang diberikan sampel dan diolah secara manual. Sampel penelitian adalah total populasi 35orang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh pengetahuansiswa-siswiSMP Negeri 31 tentang pemilihansikat gigi dengan kriteria baik 35 orang (100%) dan tidak ada yang mendapat kriteria sedang dan buruk.Nilai OHI-S rata-rata dari seluruh siswa-siswi (35 orang) adalah 2,32 dengan kriteria sedang. Hasil penelitiandapat disimpulkan bahwa siswa-siswi yang memiliki pengetahuan dengan kriteria baik sebanyak 100% (35orang) dan Nilai OHI-S rata-rata seluruh siswa-siswi adalah 2,32 dengan kriteria sedang. Diharapkan kepadaseluruhsiswa-siswi kelas II C SMP Negeri 31 agar lebih memperhatikan cara memilih sikat gigi yang tepatserta meningkatkan kebersihan gigi dan mulutnya
PENGARUH BERKUMUR AIR REBUSAN DAUN KEMANGI TERHADAP PH SALIVA PADA SISWA/I SDN 060933 SIMPANG POS PADANG BULAN MEDAN TAHUN 2017 Ngena Ria
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.435 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i2.14

Abstract

Kemangi mengandung senyawa flavonoid, eugenol, arginin, etanol, boron, dan minyak atsiri. Kandungan minyak atsiri pada kemangi mampu memberikan rasa khas yang dapat merangsang sekresi saliva saat berkumur air rebusan daun kemangi. Kecepatan sekresi saliva dipengaruhi oleh sifat rangsangan. Sedangkan naik turunnya pH saliva bergantung pada kecepatan sekresi, dimana penurunan pH saliva merupakan faktor pendukung terjadinya karies gigi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Berkumur Air Rebusan Daun Kemangi Terhadap pH Saliva Pada Siswa/I kelas V SDN 060933 Simpang Pos Padang Bulan Medan Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Metode yang digunakan quaisi experiment, dengan pendekatan cross sectional. Rancangan dalam penelitian ini adalah time design series. Adapun cara pengambilan sampel dengan Purposive Sampling, menggunakan siswa/i kelas V SDN 060933 Simpang Pos Padang Bulan Medan sebanyak 33 siswa, dengan menggunakan Test Paper Dental Saliva pH Indikator untuk mengetahui kriteria pH saliva. Penelitian ini mengunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Paired T-test. Hasil penelitian diketahui terjadi perubahan criteria pH saliva yaitu asam dari 39,39% menjadi 9,09, basa dari 39,39% menjadi 54,54% dan netral darri 21,21% menjadi 36,36%. Menunjukkan bahwa ada pengaruh berkumur air rebusan daun kemangi terhadap pH saliva. Hasl uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dihasilkan nilai signifikasi 0,004 (p-value <0,05). Disarankan kepada siswa untuk berkumur menggunakan rebusan daun kemangi sebagai alternatif tindakan pencegahan terjadinya karies.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASA KEHAMILAN TERHADAP PEWARNAAN GIGI ANAK BALITA DI KELURAHAN LAU CIH KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Ngena Ria
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.048 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i1.49

Abstract

Antibotik merupakan zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungsi dan bakteri yang memiliki khasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman sedangkan toksitasnya bagi manusia relatif rendah. Penelitian bersifat deskriptif dengan metode survy yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengetahuan ibu tentang penggunaan antibiotik pada masa kehamilan. Sampel adalah ibu hamil yang berjumlah 30 orang. Data diperoleh dengan cara pengisian kuesioner yang di Kelurahan Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20% ibu memiliki pengetahuan baik, 10 % ibu memiliki pengetahuan sedang dan tidak ada (0%) ibu yang memiliki pengetahuan buruk mengenai tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik pada masa kehamilan.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN TERHADAP KONDISI GIGI DAN MULUT PADA MASYARAKAT DUSUN JAWA DESA KAMPUNG DALAM RANTAU PRAPAT Ngena Ria
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 11 No. 3 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.112 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v11i3.96

Abstract

Artificial teeth are used to substitute the lost teeth. Removable artificial teeth are favored by people since they are relatively inexpensive, can be removed, and worn by the owner. The cleanliness of removable artificial teeth should be taken care of; otherwise, they will contain debris and calculus which can damage oral cavity. The research used descriptive method which was aimed to find out the knowledge of using removable artificial teeth toward dental and mouth condition in the people of Dusun Jawa, Kampung Dalam Village, Rantau Prapat. The data were gathered by distributing questionnaires and directly examining oral cavities. The samples consisted of 30 people. The result of the research showed that 20 respondents (66.67%) were in good criteria in their knowledge of using removable artificial teeth, and 17 respondents (56.67%) were in moderate criteria in their knowledge of dental and mouth condition, and in dental condition, the number of DMF-T was 361 with the mean DMF-t of 12. It is recommended that people clean their removable artificial teeth at least twice a day, after breakfast before going to bed and soak them in clean water during the night. Teeth should be extracted if there is indication that they have to extracted, change them with artificial teeth, keep them and mouth hygienic to forestall dental damage.
CLINICAL MANIFESTATION OF BMI, TLC, ALBUMIN AND CD4 AFTER PROVISION OF SNAKEHEAD NUGGET AND COLORED FRUIT JUICE TO PEOPLE WITH HIV Ngena Ria; Ginta Siahaan; Zuraidah Nasution; Hanna Sriyanti Saragih
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i1.76-81

Abstract

Snakehead fish has high content of zinc and albumin, it can be given to people with immune disorder. Snakehead fish can be made into various kind of food product that are high in nutrients, have aestetic value, and taste like nugget. The effectiveness of zinc and albumin function can work optimally when the consumption is combined with food ingredient that are high in bioactive substances such as lycopene, anthocyanin, flavonoid, karetonoid, bromelain, papain and quercetin. The purpose of this study was to analyze the effectof snakehead nugget administration and colored fruit juices simultaneously on clinical manifestation, BMI, TLC, albumin and CD4 value in PLHIV at HIV/AIDS Rehabilitation Center in Medan.  The design of research was quasy experimental with pre and post test design. The subjects was 40 people who lived at HIV/AIDS Rehabilitation Center in Medan and given snackhead fish nugget and colored fruit juice for 24 days. The data analysis used dependent T-test, after data normality test had previously been carried out. There was effect before and after administration of snakehead fish nuggets and colored fruit juice on clinical manifestation, BMI, TLC and CD4 levels with p value <0.05. It is necessary to provide treatment in  longer term as preventive measure for the emergence of various clinical manifestations as well as to increase BMI, TLC, albumin and CD4 in PLHIV at HIV/AIDS Rehabilitation Center in Medan.