Kanker kolorektal merupakan salah satu keganasan pada saluran pencernaan yang paling sering ditemukan dan merupakan kanker paling mematikan nomor dua di dunia. Kasus kanker kolorektal sebagian besar ditemukan pada stadium lanjut. Keganasan ini berasal dari epitel kolon dan rectum, yang menunjukkan diferensiasi glandular atau musinosa, dan sel tumor ini telah menembus lapisan muskularis mukosa. Analisis karakteristik klinis, demografis, dan histopatologis pasien kanker kolorektal di suatu rumah sakit penting dilakukan untuk mendukung strategi deteksi dini dan tata laksana yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien kanker kolorektal di RS Achmad Moechtar Bukittinggi. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif yang menggunakan data rekam medis 178 pasien yang telah dikonfirmasi menderita kanker kolorektal berdasarkan hasil patologi anatomi pada periode Januari 2021 hingga Desember 2023. Variabel yang diamati meliputi usia, jenis kelamin, lokasi tumor, hasil histopatologi, dan stadium klinis pada saat diagnosis. Data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Penelitian ini melibatkan 98 laki-laki (55,1%) dan 80 perempuan (44,9), dengan rentang usia mayoritas 61-70 tahun (33,1%). Tumor ditemukan pada rectum (66,8%), kolon sigmoid (20,8%), dan kolon transversum (5,6%). Secara histologi patologis mayoritas jenis karsinoma kolorektal adalah adenocarsinoma (78,7%). Sebagai kesimpulan, hasil penelitian kami menunjukkan bahwa karsinoma kolorektal mayoritas terjadi pada pasien laki-laki, dengan rentang usia terbanyak 61-70 tahun. Lokasi karsinoma kolorektal yang paling umum adalah pada rectum, dengan jenis histopatologis terbanyak yaitu adenocarsioma.
Copyrights © 2025