Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan outbound terhadap pengembangan kemampuan motorik dan keterampilan sosial anak. Outbound sebagai bentuk permainan luar ruangan dinilai mampu memberikan stimulus positif baik secara fisik maupun sosial, sehingga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kegiatan outbound, sedangkan variabel terikat meliputi aspek motorik (motorik kasar dan halus) serta kemampuan sosial anak, seperti kerja sama, komunikasi, dan empati. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pretest dan posttest. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan instrumen penilaian perkembangan anak sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan outbound. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kemampuan motorik dan keterampilan sosial setelah mengikuti kegiatan outbound. Temuan ini menunjukkan bahwa outbound tidak hanya menjadi media rekreasi, tetapi juga efektif sebagai strategi pembelajaran aktif yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Kata Kunci: Outbound, Permainan Luar Ruangan, Motorik Anak, Keterampilan Sosial, Pembelajaran Aktif.
Copyrights © 2025