Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan kemampuan literasi sains siswa antara model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik dengan model direct instruction; (2) Mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik terhadap literasi sains. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group design, dengan kelompok eksperimen menggunakan model discovery learning dan kelompok kontrol menggunakan model direct instruction. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non tes. Instrument tes berupa soal pilihan ganda pretest-posttest domain kognitif literasi sains sedangkan instrumen non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket pretest-posttest domain afektif literasi sains. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan pembelajaran; analisis deskriptif; uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas; dan uji hipotesis meliputi uji independent sample t-test, uji effect size, serta uji korelasi terkait hubungan antara domain kognitif dan afektif literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan literasi sains peserta didik antara pembelajaran model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik dengan model direct instruction; (2) Terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan model discovery learning terintegrasi potensi Pantai Trisik terhadap literasi sains siswa.
Copyrights © 2025