Kurangnya keterampilan SDM menjadi tantangan utama di industri jasa rental sound system, termasuk di Fholes Audio System & Event Property. Seiring meningkatnya permintaan layanan audio, kebutuhan akan tenaga kerja yang kompeten pun bertambah. Namun, masih banyak perusahaan yang belum memiliki program pelatihan kerja yang efektif. Masalah utama meliputi kurangnya keterampilan teknis dalam pengoperasian perangkat serta lemahnya soft skills, yang berdampak pada kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelatihan yang ada dan merancang program yang lebih efektif di Fholes Audio System. Metode yang digunakan adalah kualitatif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan pelatihan saat ini lebih fokus pada aspek teknis seperti pengoperasian audio, lighting, troubleshooting, dan manajemen panggung. Soft skills belum banyak disentuh, sementara waktu dan biaya menjadi kendala pelatihan eksternal. Oleh karena itu, dibutuhkan program pelatihan yang lebih terstruktur dan menyeluruh untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
Copyrights © 2025