Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak mekanisme perdagangan karbon di pasar modal Indonesia terhadap pembentukan portofolio optimal dengan menggunakan Model Markowitz pada emiten di Bursa Efek Indonesia yang menghasilkan emisi di tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-eksplanatori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio optimal bagi investor dengan tingkat toleransi risiko tinggi (risk taker) menghasilkan komposisi saham yang berbeda dibandingkan dengan investor yang cenderung menghindari risiko (risk averse). Adanya proporsi negatif pada beberapa saham juga menandakan kemungkinan penerapan strategi short selling.
Copyrights © 2025