Penelitian ini mengeksplorasi implementasi sistem informasi berbasis website untuk mendukung efektivitas dan transparansi dalam proses pendataan serta distribusi bantuan sosial (bansos). Sistem dirancang dengan pendekatan struktural yang melibatkan peran RT (Rukun Tetangga) sebagai penyampai informasi terkait bantuan kepada warga. Validasi kelayakan penerima bantuan sosial dilakukan secara otomatis melalui parameter spesifik, meliputi: kondisi fisik bangunan berdasarkan data timestamp, konsumsi listrik (kWh), tingkat pendidikan terakhir, serta kelengkapan dokumen administrasi kependudukan (KTP dan KK). Inovasi utama penelitian ini adalah mekanisme validasi otomatis yang dapat meminimalkan bias subjektif sekaligus mempertimbangkan keterbatasan akses digital calon penerima. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan kemampuan analitik untuk menghasilkan laporan berkala yang dapat mengidentifikasi penerima bantuan secara berulang, sehingga memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih efektif dan akuntabel.
Copyrights © 2025