Penyimpanan energi listrik sebagai catu daya berupa baterai Lead Acid yang terdiri dari dua macam plat elektroda yaitu elektroda positif dan elektroda negatif serta larutan pekat asam sulfur (H2SO4) dicampur Air (H2O) sebagai media penghantar yang dapat menghasilkan energi listrik dari proses elektrokimia dari ketiga komponen baterai menghasilkan kutub positif (katoda) dan kutub negatif (anoda) terjadi proses Charging (Charging otomatis) bila terjadi proses Discharging maupun Charging yang berlebihan mengakibatkan kerusakan pada elemen elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekondisi baterai dengan mengganti material pada komponen baterai yang sudah rusak ke komponen baru dan bagus serta melakukan perhitungan efisiensi pada baterai rekondisi lebih besar atau sama dengan 60%. Perekaman data penelitian ini menggunakan data loger yang dapat merekam data arus, tegangan secara Real time permenit. Kinerja baterai rekondisi dibandingkan dengan baterai baru sebesar 75% dengan menggunakan beban lampu 60 Watt adalah 30 jam dan 40 jam terjadi proses discharging baterai. Dari proses discharging tersebut didapatkan efisiensi baterai pada baterai baru adalah 90% dan efisiensi baterai pada baterai rekondisi adalah 68%. Data Ekperimental Rekondisi sebesar 75% lebih, disimpulkan bahwa baterai rekondisi masih sangat layak untuk di gunakan.
Copyrights © 2025