JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024

The Relationship Of Early Breastfeeding Initiation And Exclusive ASI On The Incident Of Stunting Toddler Ages (6-59 Months) In Ogan Ilir District

Saputri, Lia Tri Aida (Unknown)
Ermi, Nurmalia (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2024

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data dari hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI, 2022), prevalensi kejadian balita yang mengalami stunting pada tahun 2022 adalah 21.6%, dimana hasil tersebut telah mengalami penurunan sebesar 2.8% dari tahun sebelumnya sebesar 24,4%. Sementara itu, target penurunan stunting yang harus dicapai pada tahun 2024 sebesar 14%.Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan antara Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Kabupaten Ogan Ilir.Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Case Control. Populasi pada penelitian ini adalah semua Ibu yang memiliki balita usia 6-59 bulan di Kabupaten Ogan Ilir. Jumlah sampel yaitu 67 kasus dan 134 kontrol perbandingan 1:2, dengan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling.Hasil: Berdasarkan hasil uji analisis antara Inisiasi Menyusu Dini (p-value=0,695,OR=0.752), ASI Eksklusif (p-value=0,647>0,05, OR=0.829), Pendidikan (p-value=0,878>0,05, OR=1.099), Pengetahuan (p-value=1.000>0,05, OR=1.031), dan Pendapatan (p-value=0,719>0,05, OR=1.294). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif, Pendidikan, Pengetahuan, dan Pendapatan dengan kejadian stunting di Kabupaten Ogan Ilir.Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif, Pendidikan, Pengetahuan, dan Pendapatan terhadap kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Kabupaten Ogan Ilir.Saran: Tetap melaksanakan intervensi spesifik dan sensitif, melibatkan beberapa pihak seperti dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Kata kunci: ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusui Dini, dan Stunting. ABSTRACT Background: Based on data from the Indonesian Nurtrition Status Study (SSGI 2022), the prevalence of stunting among under-fives in 2022 was 21.6%, which has decreased by 2.8% from previous year of 24.4%. Meanwhile, the stunting reduction target that must be achieved by 2024 is 14%.Objective: To determine that relationship between Early Breastfeeding Initiation (IMD) aand Exclusive Breastfeeding on the incidence of stunting in toddlers aged 6-59 months in Ogan Ilir Regency.Methods: Quantitative research using a Case Control approach. The population in this study were all mothers who had toddlers aged 6-59 months in Ogan Ilir Regency. The number of samples was 67 cases and 134 controls in a ratio of 1:2, with the sampling technique being Purposive Sampling.Result: based on the results of the analysis test between Early Breastfeeding Initiation (p-value=0.695>0.05, OR=752), Exclusive Breastfeeding (p-value=0.647>0.05, OR=0.829), Education (p-value=0.878>0.05, OR=1.099), Knowledge (p-value=1.000>0.05, OR=1.031), and Income (p-value=0.719>0.05, OR=1.294). This shows that there is no association between Early Breasfeeding Initiation, Exclusive Breasfeeding, Education, Knowledge, and Income with the incidence of stunting in Ogan Ilir District.Conclusion: There is no association between Early Breasfeeding Initiation, Exclusive Breasfeeding, Education, Knowledge, and Income on the incidence of stunting among children under 6-59 months of age in Ogan Ilir Regency.Suggestion: Continue to implement specific and sensitive interventions, involve several parties such as the health department, the environmental department, and carry out continuous monitoring and evaluation. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Early Breastfeeding Initiation, and Stunting. 

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kebidanan

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini ...