Meningkatnya kesejahteraan penduduk Indonesia berdampak pada peningkatan jumlah penduduk usia lanjut, dimana potensi terjadinya penyakit tulang degeneratif yang dideritapun semakin meningkat. Akibatnya kebutuhan akan biomaterial juga meningkat. Titanium paduan telah diaplikasikan sebagai biomaterial terbaik, salah satunya adalah Ti-6Al-4V namun unsur V pada paduan ini memiliki nilai toksisitas yang tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menggantikan material yang lebih cocok. Pada penelitian ini dikembangkan paduan beta Titanium Ti6Mo6Nb. Proses peleburan menggunakan tungku busur listrik vakum dalam lingkungan argon. Proses homogenizing pada temperatur 1100 °C, dengan waktu tahan selama 3, 6 dan 12 jam. Kemudian paduan didinginkan dengan cepat dan diukur nilai kekerasannya menggunakan metode mikro Vickers, sedangkan struktur mikro diamati menggunakan mikroskop optic. Waktu tahan proses homogenisasi mengakibatkan transformasi fasa beta menjadi lebih dominan dan meghaluskan butir ketika dilaksanakan dalam durasi yang lebih panjang. Nilai kekerasan tertinggi adalah 367 VHN, diperoleh pada waktu tahan 12 jam.
Copyrights © 2024