Aspek kunci guna mengoptimalkan standar negara dan SDM ialah pendidikan. Prestasi belajar sebagai satu diantara parameter yang bisa dipakai guna mengukur tingkat kesuksesan pada proses pendidikan. Remaja merupakan sumber daya manusia yang sangat penting. Permasalahan gizi yang sering dialami remaja seperti mengalami anemia (kekurangan zat gizi besi), seringnya melewatkan sarapan pagi dan kekurangan atau kelebihan gizi. Riset berikut bertujuan guna memahami korelasi diantara status anemia, status gizi dan kebiasaan sarapan terhadap prestasi belajar siswi di SMPN 03 Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah. Metode riset berikut memakai design studi deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional (potong lintang). Sampel dalam riset berjumlah 67 orang melalui teknik penentuan sampel yakni simple random sampling. Analisa data yang dijalankan yakni analisa univariat serta analisa bivariat. Berdasarkan hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat korelasi diantara status anemia (p-value = 0,14), kebiasaan sarapan (p-value = 0,001) dan status gizi dengan prestasi belajar (p-value = 0,028). Saran dari penelitian ini yaitu sekolah dapat juga membuat program sarapan sehat dan menjalankan pengukuran tinggi badan dan bobot tubuh guna memonitor status gizi pelajar serta dapat melakukan sosialisasi terkait pentingnya sarapan dan pencegahan anemia gizi besi.
Copyrights © 2025