Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laba kotor, laba operasi, dan laba bersih terhadap arus kas masa mendatang pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dengan sampel sebanyak 98 perusahaan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji asumsi klasik, termasuk uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba kotor berpengaruh positif dan signifikan terhadap arus kas masa mendatang, sedangkan laba operasi dan laba bersih tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap arus kas. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dan investor dalam memprediksi arus kas dengan lebih mengandalkan laba kotor sebagai indikator yang lebih dapat diandalkan.
Copyrights © 2024