Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode balanced scorecard terhadap kinerja perusahaan, dengan studi kasus pada PT Unilever Tbk. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan, termasuk neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas, dari tahun 2013 hingga 2022. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda untuk menilai pengaruh empat perspektif dari balanced scorecard—perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan—terhadap kinerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif proses bisnis internal memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, sementara perspektif keuangan, pelanggan, dan pertumbuhan serta pembelajaran tidak berpengaruh secara individu terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini menyarankan agar PT Unilever Tbk lebih fokus pada peningkatan proses bisnis internal untuk keberlanjutan dan kinerja jangka panjang.
Copyrights © 2024