Penelitian ini menganalisis rasio keuangan dan penilaian aset untuk menilai kinerja PT Japurut dengan metode deskriptif-analitis dan pembandingan rata-rata industri. Data diambil dari laporan keuangan perusahaan (neraca, laba rugi, arus kas) periode 2021–2023. Rasio yang diteliti meliputi likuiditas (rasio lancar, acid test), solvabilitas (rasio utang, TIE), profitabilitas (ROA, ROE, BEP), dan nilai pasar (rasio harga-laba). Analisis Du Pont digunakan untuk menguji hubungan antara margin laba dan perputaran aset. Hasil menunjukkan PT Japurut berada di bawah rata-rata industri dalam likuiditas (rasio lancar: 2,5x vs. 3,6x) dan profitabilitas (ROA: 4,8% vs. 10%), disebabkan tingginya utang dan manajemen persediaan yang kurang efisien. Studi ini menegaskan kegunaan rasio keuangan dalam pengambilan keputusan, meski memiliki keterbatasan seperti ketergantungan pada data historis. Rekomendasi mencakup restrukturisasi utang dan peningkatan efisiensi operasional.
Copyrights © 2025