Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mencegah keterlambatan berbicara pada anak usia 3-5 tahun dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan melibatkan 5 orang tua dan anak yang telah mengalami keterlambatan berbicara. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data, dengan fokus pada praktik komunikasi orang tua dan keadaan perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan stimulus berbicara dan interaksi verbal positif memiliki korelasi positif dengan perkembangan berbicara anak. Sebanyak 75% dari responden menyadari keterlambatan bahasa pada anak mereka, dengan mayoritas dari mereka mempercayai bahwa faktor genetik keluarga menjadi penyebab signifikan. Hasil lainnya menunjukkan bahwa komunikasi yang dimulai sejak dini, pola dukungan yang efektif, dan kesadaran orang tua terhadap perkembangan bahasa anak dapat mengurangi risiko keterlambatan berbicara. Penelitian ini memberikan wawasan baru terkait strategi dan peran orang tua dalam mencegah keterlambatan berbicara pada anak. Implikasi hasil menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak dan memberikan dasar bagi pengembangan intervensi yang lebih efektif dalam masyarakat yang serba cepat seperti saat ini.
Copyrights © 2024