Analisis sosiologis pada cerpen Jangan Bakar Lumbung Padi karya Rilen DickiAgustin ini memungkinkan kita untuk memahami bagaimana sebuah karya sastratidak hanya sebagai produk estetis, tetapi juga sebagai representasi dan kritikterhadap realitas sosial karena terjadinya pelanggaran norma kesusilaan. Analisissosiologis melihat manusia dalam konteks sosial, memulai pemahaman darimasyarakat umum menuju individu. Hal ini memandang karya sastra sebagaibagian dari milik masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisbagaimana pelanggaran norma kesusilaan digambarkan dalam cerpen ini. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metodedeskriptif kualitatif atau pemaparan dengan kata-kata mengenai hal yang dibahas.Metode penelitian ini menggunakan konsep studi sastra dengan ekstrinsik yangmemfokuskan pada hubungan antara sastra dan masyarakat atau disebut denganpendekatan sosiologi sastra. Melalui analisis sosiologis, cerpen ini menunjukkanbahwa sastra memiliki kekuatan untuk merefleksikan dan mengkritisi realitassosial, serta memberikan wawasan yang mendalam dan berharga bagi pembacatentang pentingnya memelihara nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.Cerpen ini tidak hanya sekedar menyajikan cerita tetapi juga menawarkan kritiksosial yang mendalam. Dalam hal ini, cerpen Jangan Bakar Lumbung Padimencerminkan realitas sosial di mana norma kesusilaan sering kali diabaikan olehindividu-individu tertentu, seperti berbohong, pelaku seksual, dan pencemarantempat ibadah.
Copyrights © 2024