Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi literasi dasar yang menjadi fondasi penting dalam pembelajaran abad ke-21. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pendidikan, kemampuan menulis tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai alat berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas. Artikel ini bertujuan untuk menelaah berbagai model dan strategi pembelajaran menulis yang efektif berdasarkan hasil studi literatur dari lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2019–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan berbasis proses menulis, pembelajaran berbasis proyek, serta integrasi teknologi digital dan kolaborasi daring terbukti meningkatkan kemampuan menulis siswa secara signifikan. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator kreatif menjadi faktor kunci dalam mengembangkan motivasi dan refleksi diri siswa terhadap karya tulisnya. Temuan ini menegaskan bahwa keterampilan menulis perlu diajarkan melalui strategi yang adaptif, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan berpikir tingkat tinggi untuk menjawab tantangan literasi abad ke-21
Copyrights © 2025