Kondisi Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) saat ini belum memberikankenyamanan bagi semua pengguna terutama, salah satunya terdapat di Jl. MargondaRaya. Karena kurangnya kenyamanan dalam penyeberangan jembatan untuk tunanetra,penyandang tunanetra menghapdi tantangan yang signifikan saat menavigasi jalan yangrusak atau rintangan lainnya. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan risiko kecelakaan,penurunan mobilitas, dan isolasi sosial bagi individu tunanetra. Untuk itu diperlukanperancangan fasilitas penujang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Margonda Rayaagar pengguna peyandang disabilitas tunanetra mendapatkan kenyamanan dankeamanan saat menggunakan jembatan tersebut. Perancangan Jembatan PenyebranganOrang (JPO) Margonda Raya ini menggunakan dmee pteonilitas mix dengan menggunakanteknik pengumpulan data melalui observasi Jembatan Penyebrangan Orang (JPO),wawancara kepada masyarakat Kota Depok terutama penyandang disabilitas tunanetradan kajian pustaka tentang Jembatan Penyebrangan Orang (aJPgiO tu) nbanetra. Denganmembuat rancangan fasilitas bantuan menggunakan metode scamper, perubahan padafasilitas jembatan yang ada akan meningkatkan aksesibilitas dan keamanan bagitunanetra dengan menerapkan perancangan beberapa fasilitas bantuan, sepertipengaspalan taktil, rel pemandu, tanda braille serta beberapa fitur pendukung lainnya.Dengan menggabungkan fasilitas bantuan ini, jembatan dapat menjadi lebih mudahdiakses dan lebih aman bagi penyandang tunanetra untuk bernavigasi dengankepercayaan dirdi an kemandirian yang lebih ting gi.Kata kunci: Jembatan Penyebrangan Orang (JPO), Tunanetra, Fasilitas B antuan
Copyrights © 2024