Latar Belakang : Pembinaan narapidana lanjut usia menghadirkan tantangan kompleks dalam sistem pemasyarakatan, karena melibatkan kondisi fisik dan psikologis yang memburuk serta keterasingan sosial. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menguraikan strategi pembinaan kepribadian yang relevan dan humanis bagi narapidana lansia di lembaga pemasyarakatan. Metode : Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa pembinaan kepribadian narapidana lanjut usia membutuhkan pendekatan spiritual, psikososial, serta dukungan keluarga dan masyarakat untuk mempersiapkan reintegrasi sosial. Kesimpulan : Pembinaan narapidana lansia memerlukan pendekatan khusus yang menekankan aspek spiritual, psikologis, dan dukungan sosial. Keberhasilan program bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, regulasi yang tepat, serta dukungan keluarga untuk mendorong reintegrasi yang manusiawi dan bermartabat.
Copyrights © 2025