Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Social Media Marketing Instagram, Shopping Lifestyle, dan E-WOM terhadap Purchase Intention dan Purchase Decision pada konsumen produk thrifting studi kasus pada akun Instagram @sunny.ols. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengikut aktif akun Instagram tersebut. Teknik analisis data yang digunakan adalah PLS. sebuah metode analisis berbasis varians yang dapat menguji model pengukuran dan model struktural secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing Instagram memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Decision dengan nilai signifikansi < 0,05. Shopping Lifestyle juga berpengaruh signifikan terhadap Purchase Intention dan Purchase Decision, mengindikasikan bahwa gaya hidup belanja menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan konsumen terhadap produk thrifting. Selain itu, Ewom terbukti berpengaruh signifikan terhadap Purchase Intention dan Purchase Decision. Purchase Intention juga ditemukan berpengaruh signifikan terhadap Purchase Decision. Namun berbeda dengan Social Media Marketing Instagram terhadap Purchase Intention diperoleh nilai p value sebesar 0,495 > 0,05 dan t statistik sebesar 0,683 < 1,96, maka H1 ditolak, variabel Social Media Marketing tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Purchase Intention. Artinya, meskipun konten di Instagram menarik perhatian, hal itu belum tentu langsung memicu keinginan membeli. Namun, ketika Social Media Marketing berhasil memengaruhi keputusan pembelian terlebih dahulu, barulah muncul niat untuk melakukan pembelian berulang. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pemasaran berbasis media sosial, gaya hidup konsumen, dan kekuatan opini digital memainkan peran krusial dalam mendorong minat dan keputusan pembelian produk thrifting di kalangan pengguna Instagram.
Copyrights © 2025