Perkembangan gaya hidup modern telah mendorong meningkatnya popularitas coffee shop, terutama di kalangan Generasi Z yang dikenal sebagai kelompok konsumen dengan karakteristik unik, melek digital, dan memiliki preferensi terhadap pengalaman yang otentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi segmentasi pasar dan targeting yang diterapkan oleh bisnis coffee shop dalam menarik minat konsumen Gen Z. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dengan pemilik coffee shop dan observasi lapangan, serta diperkuat dengan data kuantitatif berupa kuesioner kepada responden Gen Z di wilayah Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentasi demografis dan psikografis menjadi pendekatan utama dalam memahami perilaku Gen Z. Karakteristik seperti kebutuhan akan ruang nongkrong yang estetik, konektivitas internet yang stabil, serta kesadaran terhadap isu keberlanjutan memengaruhi keputusan kunjungan ke coffee shop. Selain itu, strategi targeting yang efektif memanfaatkan platform digital seperti Instagram dan TikTok sebagai sarana promosi visual dan interaksi langsung dengan pelanggan muda. Penelitian ini juga menemukan bahwa coffee shop yang mampu menghadirkan nilai emosional dan pengalaman unik cenderung lebih berhasil dalam mempertahankan loyalitas Gen Z. Dengan demikian, pemahaman yang mendalam terhadap segmentasi dan targeting yang tepat tidak hanya meningkatkan daya saing bisnis, tetapi juga menciptakan hubungan jangka panjang dengan konsumen. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha coffee shop untuk menyusun strategi pemasaran yang relevan dan adaptif terhadap dinamika perilaku konsumen muda masa kini.
Copyrights © 2025