Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Adopsi Inovasi Teknologi Pemasaran Digital pada UMKM Batik MGA Pekalongan dan Batik R Banyumas Rosada, Amalia Rosada; Setyanto, Refius Pradipta
Journal Economic Insights Vol. 4 No. 1 (2025): Journal Economic Insights
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jei.v4i1.169

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang bertujuan untuk memahami isu atau permasalahan dengan menggunakan beberapa kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konsep atau mekanisme yang diterapkan oleh UMKM Batik MGA Pekalongan dan R Batik Banyumas serta tahapan yang dilakukan oleh UMKM Batik MGA dan R Batik dalam pemasaran teknologi digital sehingga kategori tipe adopter dapat diidentifikasi. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik dan pemasar digital. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman, yang meliputi kegiatan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Peneliti menerapkan teknik triangulasi untuk memeriksa validitas data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua UMKM telah memahami inovasi digital pada tahap pengetahuan. Dalam tahap persuasi, keduanya mendukung inovasi, tetapi generasi Baby Boomers cenderung hanya fokus pada produksi tanpa tindakan khusus. Pada tahap keputusan, generasi Digital Immigrant membentuk perusahaan atau divisi baru untuk menangani pemasaran digital, sementara generasi Baby Boomers masih mengadopsi inovasi yang diperkenalkan oleh anak mereka. Dalam tahap penerapan, generasi Digital Immigrant memanfaatkan situs web, media sosial, SEO, dan PPC, sedangkan generasi Baby Boomers hanya menggunakan platform media sosial seperti Facebook dan Instagram. Pada tahap konfirmasi, Batik MGA telah mencapai kelompok Early Majority dan hampir memasuki Early Adopter, sementara Batik R masih lebih konservatif dalam mengadopsi inovasi digital
Meracik Pasar Anak Muda: Studi Segmentasi dan Targeting Konsumen Gen Z pada Bisnis Coffee Shop Rosada, Amalia; Shofi, Fadhoilus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1922

Abstract

Perkembangan gaya hidup modern telah mendorong meningkatnya popularitas coffee shop, terutama di kalangan Generasi Z yang dikenal sebagai kelompok konsumen dengan karakteristik unik, melek digital, dan memiliki preferensi terhadap pengalaman yang otentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi segmentasi pasar dan targeting yang diterapkan oleh bisnis coffee shop dalam menarik minat konsumen Gen Z. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dengan pemilik coffee shop dan observasi lapangan, serta diperkuat dengan data kuantitatif berupa kuesioner kepada responden Gen Z di wilayah Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentasi demografis dan psikografis menjadi pendekatan utama dalam memahami perilaku Gen Z. Karakteristik seperti kebutuhan akan ruang nongkrong yang estetik, konektivitas internet yang stabil, serta kesadaran terhadap isu keberlanjutan memengaruhi keputusan kunjungan ke coffee shop. Selain itu, strategi targeting yang efektif memanfaatkan platform digital seperti Instagram dan TikTok sebagai sarana promosi visual dan interaksi langsung dengan pelanggan muda. Penelitian ini juga menemukan bahwa coffee shop yang mampu menghadirkan nilai emosional dan pengalaman unik cenderung lebih berhasil dalam mempertahankan loyalitas Gen Z. Dengan demikian, pemahaman yang mendalam terhadap segmentasi dan targeting yang tepat tidak hanya meningkatkan daya saing bisnis, tetapi juga menciptakan hubungan jangka panjang dengan konsumen. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha coffee shop untuk menyusun strategi pemasaran yang relevan dan adaptif terhadap dinamika perilaku konsumen muda masa kini.
Upaya Pelestarian Motif Batik Pekalongan di Era Digital melalui Pendekatan Hak Cipta: Perspektif Hukum dan Budaya Rosada, Amalia; Wulandari, Oryz Agnu Dian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5642

Abstract

Motif batik Pekalongan merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis, artistik, dan ekonomi tinggi bagi masyarakat lokal. Namun, di era digital, pelestarian motif batik menghadapi berbagai tantangan, seperti kemudahan reproduksi digital, lemahnya pemahaman pelaku usaha terhadap perlindungan hukum, serta minimnya kesadaran akan pentingnya hak cipta sebagai instrumen pelindung karya budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelestarian motif batik Pekalongan melalui pendekatan hak cipta dengan meninjau aspek hukum dan budaya secara komprehensif. Motif-motif batik yang sudah terdaftar dalam HKI juga di suguhkan jenisnya dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, yang dipadukan dengan kajian budaya terhadap praktik pembatikan di Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Hak Cipta memberikan dasar hukum bagi perlindungan motif batik sebagai karya seni, namun implementasinya belum optimal akibat keterbatasan literasi hukum, biaya pendaftaran, serta kuatnya nilai komunal dalam budaya batik yang kerap bertentangan dengan konsep kepemilikan individual dalam hak cipta. Di sisi lain, digitalisasi membuka peluang baru bagi promosi, dokumentasi, dan pengarsipan motif batik sebagai bagian dari strategi pelestarian budaya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM batik, dan masyarakat adat untuk mengintegrasikan perlindungan hak cipta dengan pendekatan budaya yang menghormati nilai tradisional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan kebijakan pelestarian batik Pekalongan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Penguatan Jiwa Wirausaha Digital Siswa Smk Nu 01 Kendal Melalui Edukasi Startup Dan Model Bisnis Digital Rosada, Amalia Rosada; Aulia Hakim; Khoirul Anam
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/h56hz039

Abstract

Perkembangan ekonomi digital menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga jiwa wirausaha yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat jiwa wirausaha digital siswa SMK NU 01 Kendal melalui edukasi startup dan penerapan model bisnis digital. Metode pelaksanaan meliputi edukasi partisipatif, pelatihan berbasis praktik, diskusi interaktif, serta simulasi perancangan ide startup digital yang disesuaikan dengan potensi lokal dan minat siswa. Materi yang diberikan mencakup pengenalan kewirausahaan digital, konsep dasar startup, pemanfaatan platform digital, serta penyusunan model bisnis digital menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap peluang usaha berbasis digital, perubahan pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja, serta meningkatnya kemampuan siswa dalam merancang ide bisnis digital secara sederhana namun sistematis. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam mengembangkan gagasan wirausaha berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk ekosistem kewirausahaan digital di lingkungan sekolah serta mendukung kesiapan lulusan SMK menghadapi tantangan dunia kerja dan industri digital.
Digitalisasi Supply Chain Kuliner Khas Mataram untuk Menjaga Kesegaran Ayam Taliwang hingga ke Tangan Konsumen Luar Daerah Febriana, Widia; Rosada, Amalia; Amrullah, Ezar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6274

Abstract

Ayam Taliwang merupakan ikon gastronomi khas Kota Mataram yang memiliki potensi besar untuk dipasarkan secara nasional. Namun, karakteristik produk yang mudah rusak (perishable) menyebabkan distribusi ke luar daerah menghadapi tantangan serius, terutama dalam menjaga kesegaran, kualitas rasa, dan keamanan pangan selama proses pengiriman. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi supply chain sebagai strategi dalam menjaga kualitas Ayam Taliwang hingga sampai ke tangan konsumen luar daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah titik-titik kritis dalam rantai pasok konvensional, mulai dari pengelolaan bahan baku di tingkat peternak, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi last-mile antarpulau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) melalui sensor pemantauan suhu dan kelembapan secara real-time mampu mengurangi risiko kerusakan produk selama proses distribusi. Selain itu, integrasi sistem manajemen inventaris digital membantu pelaku usaha dalam mengontrol stok, memantau umur simpan produk, dan mempercepat koordinasi antara produsen, distributor, dan penyedia jasa logistik. Digitalisasi supply chain juga meningkatkan transparansi data distribusi sehingga pelaku usaha dapat melakukan pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat ketika terjadi gangguan pada rantai dingin (cold chain). Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital pada rantai pasok kuliner tradisional menjadi kebutuhan strategis bagi UMKM kuliner di Kota Mataram untuk memperluas pasar nasional tanpa mengorbankan kualitas produk. Pemanfaatan teknologi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi distribusi dan daya saing usaha, tetapi juga mendukung keberlanjutan bisnis kuliner lokal di era ekonomi digital.
Digitalisasi Supply Chain Kuliner Khas Mataram untuk Menjaga Kesegaran Ayam Taliwang Hingga ke Tangan Konsumen Luar Daerah Febriana, Widia; Rosada, Amalia; Amrullah, Ezar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8454

Abstract

Ayam Taliwang merupakan ikon gastronomi Kota Mataram yang menghadapi tantangan besar dalam ekspansi pasar ke luar daerah, terutama terkait retensi kesegaran produk dan kompleksitas distribusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi supply chain sebagai solusi atas kerentanan kualitas produk kuliner tradisional yang bersifat perishable (mudah rusak). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menyoroti titik-titik kritis dalam rantai pasok konvensional, mulai dari pengelolaan bahan baku di tingkat peternak, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi last-mile ke luar pulau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan suhu secara real-time serta integrasi sistem manajemen inventaris digital mampu meminimalisir risiko kerusakan produk selama proses distribusi. Digitalisasi supply chain tidak hanya mendukung pengawasan pergerakan fisik barang, tetapi juga meningkatkan transparansi data dan efisiensi koordinasi antara produsen Ayam Taliwang dengan pihak logistik. Selain itu, sinkronisasi informasi dalam sistem rantai dingin (cold chain) terbukti berperan penting dalam menjaga kualitas, higienitas, dan cita rasa autentik produk hingga sampai ke tangan konsumen di luar daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital dalam rantai pasok merupakan kebutuhan strategis bagi UMKM kuliner di Kota Mataram untuk memperluas jangkauan pasar nasional tanpa mengorbankan kualitas produk. Dengan dukungan teknologi digital, UMKM kuliner tradisional memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan daya saing, efisiensi distribusi, dan keberlanjutan usaha di era ekonomi digital.