Keterampilan menulis merupakan sebuah keterampilan yang produktif, untuk menguasainya harus melalui tahap latihan dan praktik dengan aktif dan tersistematis. Pada kenyataannya banyak siswa yang beranggapan beranggapan bahwa kegiatan menulis adalah sebuah hal yang mudah dan tanpa harus melalui latihan yang teratur. Akan tetapi, masih banyak siswa yang tidak menguasai kompetensi dalam menulis terutama dalam hal menulis kreatif puisi. Berdasarkan observasi yang dilakukan kemampuan menulis kreatif puisi siswa kelas X SMK Negeri 3 Kepulauan Tanimbar masih rendah. Rendahnya kemampuan menulis kreatif puisi siswa dikarenakan oleh banyak faktor diantaranya siswa kurang begitu serius mengikuti mata pelajaran bahasa Indonesia, guru kurang tepat dalam memilih model, metode atau strategi pembelajaran yang mendukung kemampuansiswa da,lam menulis kreatif puisi. Pada data hasil penelitian baik data tes maupun data nontes materi menulis puisi menunjukan ada peningkatan menulis kreatif puisi siswa dari siklus I ke siklus II. Dari data tes siklus I diketahui peningkatan menulis kreatif puisi dengan menggunakan model scramble dari 22 siswa terdapat 9 siswa yang sudah mencapai KKM dengan pencapaian 40,9%, sedangkan terdapat 13 siswa yang belum mencapai KKM dengan pencapaian 59,0%, dan data hasil tes siklus II dari 22 siswa terdapat 18 siswa yang sudah mencapai KKM dengan pencapaian 81,8%, sedangkan terdapat 4 siswa yang belum mencapai dengan pencapaian 18,1%. Dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Berdasarkan data hasil nontes dari observasi, wawancara, dan dokumentasi foto yang diambil saat kegiatan pembelajaran berlangsung terlihat adanya perubahan perilaku memperhatikan guru yang menjelaskan materi pembelajaran, tidak mengganggu teman sekelompok, dan serius dalam mengerjakan puisi perubahan ini 2ea ra 2ea rah positif.
Copyrights © 2023