Konsep diri memegang peranan penting dalam perilaku Konformitas, karena siswa yang memiliki tingkat konsep diri positif tinggi tidak akan memiliki kekhawatiran yang besar terhadap penilaian dan pemahaman tentang dirinya. Sehingga perilaku konformitas yang dimiliki siswa adalah konformitas yang bersifat positif. Metode dalam penelitian ini menggunaan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang bersifat korelasional, dimana penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara konsep diri dengan konformitas teman sebaya dalam kegiatan belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jawilan. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada hubungan positif antara konsep diri dengan konformitas, semakin tinggi konsep diri maka akan semakin tinggi pula konformitas siswa. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 242 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan menggunakan tipe proportionate stratified random sampling, kemudian dengan menggunakan rumus slovin, didapatkan jumlah sampel sebanyak 71 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua angket kuisioner, yaitu angket konsep diri dan angket konformitas. Analisis data dilakukan dengan korelasi pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi sebesar 0.548 dengan p =0.000 dimana p < 0.05 yang berarti hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Copyrights © 2024