Pengabdian kepada masyarakat (PkM) merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kesejahteraan masyarakat. Namun, seringkali output pengabdian belum optimal karena keterbatasan sumber daya, pendekatan sektoral, dan minimnya sinergi antarpihak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kolaborasi multistakeholder dapat menjadi strategi efektif dalam mengoptimalkan output pengabdian. Melalui pendekatan studi literatur dan studi kasus, artikel ini menunjukkan bahwa integrasi peran perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lokal mampu meningkatkan skalabilitas, keberlanjutan, dan dampak nyata dari program pengabdian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi multistakeholder tidak hanya memperkuat kapasitas pelaksanaan, tetapi juga memperluas jangkauan dan relevansi program terhadap kebutuhan riil masyarakat. Rekomendasi strategis disusun untuk membangun model kolaborasi yang inklusif, terstruktur, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025