Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemilihan topik matematika yang sesuai dengan tahapan perkembangan usia peserta didik menurut perspektif filsafat pendidikan matematika. Filsafat memiliki korelasi yang erat dengan pendidikan. Aliran filsafat memberikan sumbangsih besar dalam perkembangan matematika. Matematika yang memiliki konsep yang abstrak, kajian yang kompleks membutuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kemampuan peserta didik untuk memahami konsep matematika membutuhkan kematangan berpikir. Sementara itu kematangan berpikir peserta didik berhubungan erat dengan perkembangan emosional dan perkembangan usianya. Tulisan ini merupakan hasil kajian yang mendiskusikan hubungan tahapan perkembangan usia peserta didik tingkat pra-sekolah, tingkat sekolah dasar (SD), tingkat sekolah menegah pertama (SMP), dan tingkat sekolah menengah atas (SMA) terhadap kemampuan pemahaman matematika. Kemampuan pemahaman matematika yang dicapai peserta didik ditentukan melalui pemilihan konsep dan materi matematika yang seharusnya disesuaikan dengan tahapan perkembangan usia peserta didik.
Copyrights © 2025