This Paper aims to describe living Qur’an of Tebuireng Santri Jombang, Jawa Timur Indonesia who have married. This research confirms the presumption that the stronger santri identity, the more obvious the style of santri’s ideology. This research measures santri’s behavior by using KH. Hasyim Asy'ari's concept of marriage, Ḍaw' al-miá¹£baḥ fá¿™ bayani aḥkam al-nikaḥ. The location is Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Data were collected through interviews and observations. This study concludes that santris Tebuireng, Jombang dominantly follow KH. Hasyim Asy’ari’ exegesis in Quran verses mariage, including marriage practices and household conflict handling. Tujuan penelitian ini adalah mendeskribsikan praktek pengejawantahan tafsir Qur’an dalam kehidupan para santri tebuireng Jombang, Jawa Timur Indonesia yang telah berkeluarga. Penelitian ini menguatkan dugaan bahwa semakin kuat identitas kesantrian maka semakin jelas corak ideologi kesantriannya. Penelitian ini mengukur perilaku para santri menggunakan konsep pernikahan KH. Hasyim Asy’ari, yaitu Kitab ḍaw‘ al-miṣbᾹḥ fῙ bayᾹni aḥkᾹm al-nikᾹḥ. Lokasi penelitian ini Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktek perkawinan dan tata kelola konlik rumah tangga santri Pondok tebuireng Jombang sangat dominan mengikuti tafsir ayat pernikahan KH. Hasyim Asy’ari
Copyrights © 2023