sosial media dapat dengan mudah memperlihatkan informasi yang memberikan dampak buruk bagi penggunanya. Sebut saja perilaku menyimpang yang disinggung salah satunya adalah bunuh diri. Bunuh diri atau suicide merupakan suatu tindakan yang disebabkan dari rasa sakit psikologis yang ditunjukan pada jiwa dan pikiran, kesedihan, rasa malu, bersalah, kesepian, penghinaan, kecemasan serta ketakutan. peneliti menggunakan metode studi literatur dimana dalam proses menelaah dan mengumpulkan data dilakukan dengan pencarian artikel dari berbagai sumber seperti Google Scholar, Publish or Perish, Elsevier dan sebagainya. Dengan tujuan untuk mencari keterhubungan antara sosial media dengan bunuh diri. Dalam rentang tahun 2019 hingga 2023. Hasil penelitian ini ditemukan arus informasi yang tidak di sensor atau bahkan konten sosial media yang menunjukkan perilaku negatif dan menyakiti diri sendiri tersebar dengan luas, dengan tersebarnya kasus bunuh diri tanpa penyaringan informasi, dapat mempengaruhi kesejahteraan mental dan meningkatkan risiko bunuh diri sehingga memungkinkan pengguna lain yang melihat mempunyai pemikiran sehingga melakukan tindakan yang serupa.
Copyrights © 2025