Riset ini dilatar belakangi oleh banyaknya calon anggota yang mengajukan pembiayaan di BMT BUS Cabang Cukir, salah satunya ialah pembiayaan mudharabah. Pastinya dari banyak yang mengajukan pembiayaan tersebut terdapat sebagian hambatan ada pembiayaan yang tidak mudah, diragukan dan macet ataupun diucap dengan pembiayaan bermasalah. Tujuan riset ini buat mengenali prosedur pemberian pembiayaan mudharabah serta kelayakan pembiayaan mudharabah dengan beserta pelaksanaan prinsip 5C yang dilaksanakan di BMT Bis Cabang Cukir. Riset ini memakai riset kualitatif dengan memakai informasi primer yang diambil dengan memakai observasi serta wawancara yang digunakan buat memperoleh informasi menimpa pembiayaan mudharabah di BMT Bis Cabang Cukir serta buat informasi sekunder riset dokumentasi: riset kepustakaan, buku-buku pustaka Internet serta menimpa profil BMT Bis. Hasil Riset menampilkan kalau dalam melaksanakan prosedur pembiayaan mudharabah di BMT Bis Cabang Cukir sangat benar melaksanakan prinsip 5C dengan cermat terhadap calon anggota serta demikian juga dengan kelayakan pembiayaan mudharabah mempraktikkan prinsip 5C namun buat calon anggota yang telah lama serta jujur menimpa kebutuhan di pihak BMT Bis Cabang Cukir cuma menganalisis dengan memakai Capacity, Capital serta Collateral.
Copyrights © 2021