ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1990: HARIAN YOGYA POS

PERANAN WANITA DULU DAN SEKARANG

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2010

Abstract

       Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) Tahun 1988 secara eksplisit menegaskan bahwa wanita Indonesia sebagai warga negara mempunyai hak, kewajiban dan kesempatan yang sama di segala bidang kehidupan bangsa serta dalam segenap kegiatan pembangunan. Sehubungan dengan itu maka kedudukannya dalam masyarakat dan peranannya dalam pembangunan perlu terus ditingkatkan serta diarahkan sehingga dapat meningkatkan partisipasinya dan sumbangan yang sebesar-besarnya bagi pembangunan bangsa sesuai dengan kodrat, harkat dan martabatnya sebagai wanita.       Pada sisi yang lain ditegaskan pula bahwa peranan wanita dalam pembangunan berkembang selaras dan serasi dengan perkembangan tanggung jawab dan peranannya dalam mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera, dan bahagia,  termasuk pengembangan generasi muda, khu-susnya anak-anak dan remaja dalam rangka pembangunan ma-nusia Indonesia seutuhnya.             Bahwa wanita Indonesia mempunyai peranan yang be-sar dalam berbagai aspek kehidupan bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat;  hal itu kiranya tidak dapat dibantah lagi oleh siapapun. Catatan sejarah kita telah membukti-kan bahwa pada masa prakemerdekaan maka banyak wanita Indonesia yang  secara aktif memberikan kontribusi dalam perjuangan melawan penjajah di Bumi Nusantara; dalam hal ini kita dapat mengangkat nama-nama pahlawan wanita In-donesia seperti Tjoet Nyak Dien, Tjoet Moetia, Christina Martha Tiahahu, Dewi Sartika, Kartini, dan sebagainya.

Copyrights © 1990