ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2005: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JULI - SEPTEMBER 2005

BELAJAR DARI STEVEN SPIELBERG

Suyanto, Mohammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Nov 2009

Abstract

 Anthony Robbins dalam bukunya Unlimited Power mengisahkan tentang Steven Spielberg. Pada usia 36 tahun Steven Spielberg, telah menjadi pembuat film paling sukses dalam sejarah. Ia sudah bertanggungjawab atas empat dari sepuluh film yang meraup penghasilan terbesar sepanjang masa termasuk E.T., The Extra Terrestrial, film yang meraup penghasilan paling tinggi selamanya. Mengapa Steven Spielberg dapat meraih keberhasilan seperti itu di usia yang masih muda ?. Hal ini merupakan kisah yang luar biasa dan kita dapat belajar darinya. Semenjak usia dua belas atau tiga belas tahun, Steven Spielberg sudah tahu bahwa ia ingin menjadi sutradara film. Kehidupannya berubah ketika ia tur ke Universal studio suatu sore ketika berusia 17 tahun. Turnya tidak sampai panggung suara, di mana segala aksinya dilakukan, maka Steven Spielberg mengetahui hasilnya, mengambil tindakan. Ia menyelinap untuk menonton pembuatan film sungguhan. Ia akhirnya berjumpa dengan kepala departemen editorial Universal, yang berbicara dengannya selama satu jam dan mengekspresikan minatnya terhadap film-film Spielberg.             Bagi kebanyakan orang, di sanalah kisahnya akan berakhir. Tetapi Steven Spielberg bukanlan seperti kebanyakan orang. Ia mempunyai kekuatan pribadi. Ia tahu apa yang diinginkannya. Ia belajar dari kunjungannya yang pertama, maka ia ubah pendekatannya. Keesokan harinya, ia kenakan setelan jas, ia bawa tas kantor Ayahnya, yang hanya berisikan sebuah sandwich dan dua batang cokelat, dan kembali ke studio Universal seolah-olah ia bekerja di sana. Ia berjalan penuh keyakinan melewati penjaga gerbang hari itu. Ia temukan sebuah trailer yang tidak dipakai dan menggunakan beberapa huruf plastic, ia tempelkan Steven Spielberg, Sutradara pada pintunya. Lalu ia habiskan musim panasnya berjumpa dengan para sutradara, penulis dan editor, berlama-lama di dunia yang ia dambakan, mbelajar dari setiap percakapan, mengamati dan mengembangkan keakuratan sensorik yang semakin besar tentang apa yang efektif dalam pembuatan film.              Akhirnya di usia 20 tahun, setelah menjadi orang yang dikena sana, Steven Spielberg menunjukkan film sederhana yang telah dibuatnya kepada Universal, dan ia ditawarkan kontrak 7 tahun untuk menyutradarai sebuah serial TV. Ia telah menjadikan impian menjadi kenyataan.   Langkah yang dilakukan Steven Spielberg untuk meraih impiannya adalah mendefisikan yang ia inginkan, mengambil tindakan yang menciptakan kemungkinan besar menghasilkan yang ia inginkan, memanfaatkan peluang yang ada meskipun bisa gagal dan kegagalan dipakai untuk belajar dari pengalaman, mengembangkan fleksibilitas untuk mengubah perilaku dengan terus beradaptasi hingga ia mendapatkan yang ia inginkan.  Langkah ini dengan diiringi doa akan menjadi sangat luar biasa.

Copyrights © 2005