Barangkali kita masih ingat bahwa pada awal tahun 60-an yang lalu ada seorang penulis dari Perancis, J.J. Servan Schreiber (1963), yang mereproduksi karya tulisnya yang sangat terkenal "Le Defit Americain". Di dalam buku ini Schreiber melukiskan betapa hebatnya kemajuan yang dicapai oleh bangsa Amerika (maksudnya Amerika Seri kat / AS) pada waktu itu. Kemajuan teknologi yang serba canggih, pertumbuhan industri yang serba cepat, perkembangan ekonomi yang relatif melaju seolah-olah telah men dudukkan AS beberapa tingkat lebih tinggi dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain mana pun di dunia ini.      Kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh negara-negara di Benua Eropa pada periode sebelumnya seolah-olah telah "ditelan" habis oleh AS, sehingga menempatkan AS sebagai "ancaman" serius bagi negara-negara Eropa dalam berkompetisi menguasai teknologi dan informasi.      Beberapa tahun kemudian, atau tepatnya pada pertengahan tahun 70-an, seorang ilmuwan dari Amerika Serikat sendiri, Ezra F. Vogel (1975), menulis sebuah buku yang sangat "meyakinkan" yang berjudul "Japan is Number One". Di dalam buku ini Vogel memuji-muji kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa Jepang, dan selanjutnya mengisyaratkan bahwa Jepang merupakan "ancaman" serius bagi AS dan bangsa-bangsa lain di dunia ini dalam berkompetisi menguasai teknologi dan informasi.
Copyrights © 1988