ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1987: HARIAN SURYA POS

MEREALISIR EMPAT JALUR DISTINGTIF IKIP

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Jun 2010

Abstract

           Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Fuad Hassan dalam merespon kritik dan sinyalemen tentang menurunnya kualitas pendidikan di negara kita secara "gentlemen" pernah mengkomunikasikan bahwa masalah fenomena menurunnya mutu pendidikan sepenuhnya adalah menjadi  tanggung  jawab Depdikbud.           "Statement" seperti tersebut di atas selanjutnya diterima oleh sebagian anggota masyarakat sebagai sebuah "pembenaran" terhadap fenomena merosotnya kualitas pendidikan  sebagaimana banyak dipolemikkan akhir-akhir  ini. Akibatnya  mereka kemudian mencoba mencari-cari  "siapa" atau "lembaga apa" diantara komponen Depdikbud yang dianggap paling banyak menanamkan andil terhadap  fenomena "dekadensi kualitas" ini.           Tidak pelak lagi IKIP sebagai lembaga pendidikan tinggi pencetak guru akhirnya mendapatkan "tuduhan" atau semacam keharusan untuk ikut bertanggung jawab terhadap     gejala kemerosotan kualitas.           Garis logikanya adalah cukup sederhana, dan rasional pula. Salah satu faktor yang dipandang cukup dominan terhadap fenomena kemerosotan kualitas pendidikan menengah adalah rendahnya kualitas tenaga pendidik. Karena tenaga pendidik merupakan hasil produksi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK); SPG, SGO, SGPLB, IKIP, FKIP, dsb,  maka lembaga ini sudah selayaknya untuk ikut     menanggung "dosa". 

Copyrights © 1987