Tulisan ini memberikan tinjauan komprehensif dan analitis terhadap pengaruh teori stakeholder, teori agensi, dan ketimpangan informasi dalam konteks pelaporan keuangan perusahaan. Artikel ini membahas berbagai keuntungan dan kendala yang muncul dalam pengelolaan hubungan dengan stakeholder dan agen secara strategis. Di dalamnya juga dibahas metode identifikasi aktor-aktor terkait, strategi komunikasi serta upaya pelibatan yang tepat, berikut pertimbangan etis dan penanganan konflik dalam interaksi korporasi. Laporan keuangan dinilai memiliki peran krusial dalam memperkecil kesenjangan informasi antara perusahaan dan pihak eksternal. Walau demikian, jurnal ini tidak mengabaikan keterbatasan laporan keuangan, khususnya yang berkaitan dengan dominasi informasi historis, data agregat, serta kurangnya transparansi atas informasi non-finansial. Pada akhirnya, karya ini menawarkan wawasan penting bagi para akademisi, profesional, dan regulator dalam membentuk praktik pelaporan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan para pemangku kepentingan.
Copyrights © 2025