ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1999: MAJALAH PUSARA

MEREVISI UNDANG-UNDANG PENDIDIKAN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 May 2010

Abstract

       Seandainya saja RM Soewardi Soerjaningrat,  yang kemudian berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara, masih hidup maka hari ini beliau tepat berusia 110 tahun.  Lahir pada tanggal 2 Mei 1889 dari keluarga Pakualaman Yogyakarta;  beliau berkiprah di dalam dunia politik dan jurnalistik sebelum akhirnya memutuskan untuk mengabdikan diri dan menghabiskan hidupnya di dunia pendidikan.        Karena pengabdiannya yang luar biasa  di dalam membangun  dan memajukan pendidikan nasional maka beliau diangkat menjadi Pahlawan Pendikan Nasional.  Pas sudah!  Jangan lupa bahwa konsep-konsep pendidikan nasional yang kita kembangkan sekarang ini banyak yang lahir atas pemikiran cemerlang Ki Hadjar. Wajar kalau beliau juga sering kita sebut sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia;  bahkan Presiden Soekarno sahabatnya dalam perjuangan pernah menyebut Ki Hadjar dengan tiga predikat sekaligus; yaitu Tokoh Politik, Tokoh Kebudayaan dan Tokoh Pendidikan.       Ketika Ki Hadjar wafat  maka tanggal kelahirannya, 2 Mei,  dija-dikan sebagai Hari Pendidikan Nasional yang senantiasa kita peringati pada setiap tahunnya.  Banyak momentum pendidikan nasional yang lahirnya ditepatkan pada tanggal yang "baik" tersebut; salah satunya adalah momentum lahirnya Undang-Undang (UU)  No.2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jadi hari ini, undang-undang pendidik-an kita sudah genap sepuluh tahun atau satu dasa warsa.       Problematika kita sekarang  adalah;  apakah undang-undang pendidikan kita telah berhasil menghantarkan prestasi yang gemilang dalam pelaksanaan pendidikan nasional itu sendiri, serta apakah undang-undang pendidikan kita yang sudah berusia sepuluh tahun itu masih relevan dijadikan pedoman bagi penyelenggaraan pendidikan di negara kita.  Ataukah,  undang-undang pendidikan kita sudah mulai tertinggal oleh lajunya kemajuan jaman.

Copyrights © 1999