Ada informasi yang sangat menarik, meskipun bukan "surprise". Dewasa ini terdapat sekitar 70.000 (baca: tujuh puluh ribu) calon guru di Jawa yang masih menganggur. Mereka terkatung-katung menunggu dibukanya lowongan kerja. Demikian angka yang dikemukakan oleh Mendikbud Fuad Hassan pada pembukaan rapat kerja Rektor IKIP dan Dekan FKIP tentang pengembangan pendi-dikan kependudukan dan lingkungan hidup baru-baru ini.      Dari sekitar 70.000 calon guru yang menganggur tersebut dapat diidentifikasi distribusinya sbb: 32.000 orang terdapat di Jawa Timur, 20.000 di Jawa Tengah, dan 18.000 orang di Jawa Barat. Para "penganggur" tersebut umumnya berijazah SPG (Sekolah Pendidikan Guru), SGO (Sekolah Guru Olahraga), PGA ( Pedidikan Guru Agama), para lulusan Diploma Kependidikan dan S1 Kependidikan.      Apakah jumlah tersebut sudah pasti? Belum, namun kalau "dipastikan" konon jumlahnya justru akan membengkak; alias lebih banyak dari angka 70.000 ini.      Menurut Mendikbud, keadaan tersebut sesungguhnya tidak perlu terjadi, andaikata saja lembaga pendidikan tenaga kependi-dikan yang banyak dibutuhkan belakangan ini mampu memperhitungkan kenyataan kesempatan kerja yang ada, tidak asal menghasilkan lulusan.
Copyrights © 1987