Demikian pula, kisah tentang kejujuran yang terjadi pada tiga orang yang ditinggalkan oleh oleh kaum muslimin, karena tidak mau bergabung dengan bala tentara muslimin saat Perang Tabuk. Ketika Rasulullah s.a.w. pulang dari perang tersebut, mereka bertiga mengungkapkan dengan jujur kenapa mereka tidak ikut berperang. Kemudian kaum muslimin mengasingkan mereka. Salah seorang di antara mereka adalah Kaâab bin Malik r.a. Setelah masa pengasingan selama 40 hari berakhir, Kaâab bin Malik r.a. berkata, âKetika aku mengucapkan salam kepada Rasulullah s.a.w.. Dengan wajah ceria karena bahagia. Beliau bersabda,âBerikan kabar gembira dengan hari terbaik yang pernah kamu jalani semenjak ibumu melahirkanmu.âAku pun bertanya, âApakah hari terbaik itu yang aku dapatkan darimu, wahai Rasulullah, atau dari Allah?â Rasulullah s.a.w. bersabda,âTidak, (hari terbaik itu bukan yang kamu dapatkan dariku). Akan tetapi (yang kamu dapatkan) dari Allah. âKaâab r.a. berkata, âKami semua tahu ketika Rasulullah bahagia wajahnya bercahaya sehingga ia tampak seperti bulan purnama.â Kaâab pun berkata lagi, âKetika aku duduk di hadapan Rasulullah, aku pun berkata kepada beliau, âWahai Rasulullah, salah satu bentuk tobatku adalah aku akan melepaskan semua hartaku sebagai bentuk sedekahku kepada Allah dan Rasul-Nya.â Rasulullah s.a.w. bersabda,âSimpanlah sebagian hartamu karena itu lebih baik bagimu.âKaâab r.a. berkata, âAku hanya akan menyimpan anak panahku yang kupakai saat Perang Khaibar.â Dia pun berkata lagi, âWahai Rasulullah, sesungguhnya Allah telah menyelamatkan aku dengan kejujuran. Salah satu bentuk tobatku adalah aku selalu berkata jujur hingga ajalku tiba nanti.â Selanjutkan Kaâab berkata, âDemi Allah, semenjak aku mengatakan itu kepada Rasulullah sampai detik ini, akau tidak pernah tahu ada seorang muslim pun yang diuji oleh Allah dalam kejujuran berbicara, lebih baik dari apa yang Ia ujikan kepadaku. Demi Allah, sejak itu sampai detik ini, aku tidak pernah dengan sengaja berbohong. Aku berharap semoga Allah menjagaku pada sisa umurku.â Kaâab kemudian berkata, âAllah pun menurunkan ayat,
Copyrights © 2010