Puisi sebagai karya sastra memiliki kekuatan ekspresif yang tinggi, terutama dalam penggunaan bahasa figuratifnya yang mampu menyampaikan makna secara mendalam. Salah satu puisi yang menampilkan penggunaan gaya bahasa secara menonjol adalah “Love’s Philosophy” karya Percy Bysshe Shelley. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi tersebut dengan menggabungkan pendekatan stilistika, semiotika, dan simbolisme. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif yang menggunakan metode analisis isi. Data utama berupa teks puisi yang dianalisis untuk mengidentifikasi gaya bahasa (personifikasi, metafora, diksi dan struktur), tanda-tanda linguistik, serta makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Shelley memperkuat tema cinta dan kesatuan alam dengan menggunakan gaya bahasa yang indah, seperti personifikasi dan metafora. Puisi ini menunjukkan cinta sebagai hukum alam yang universal melalui penggunaan unsur-unsur alam sebagai tanda dan simbol keharmonisan. Makna puisi diperkaya dengan simbol air, angin, dan cahaya matahari. Temuan ini menegaskan bahwa penggabungan stilistika, semiotika, dan simbolisme memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap makna, estetika, dan pesan filosofis dalam puisi “Love’s Philosophy”.
Copyrights © 2025