Transformasi peran guru dalam pembelajaran abad ke-21 menuntut perubahan pendekatan dari model konvensional menuju peran sebagai fasilitator yang aktif, reflektif, dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai fasilitator dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis terhadap berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI yang menjalankan perannya sebagai fasilitator mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, interaktif, dan bermakna. Strategi seperti pendekatan konstruktivistik, active learning, dan model problem posing terbukti efektif dalam mendorong keterlibatan kognitif, afektif, dan perilaku siswa. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi pembimbing spiritual dan sosial yang mendampingi siswa dalam proses membentuk pemahaman dan nilai-nilai keislaman. Kajian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran fasilitator dalam pembelajaran PAI menjadi kunci penting dalam menciptakan pendidikan yang transformatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.
Copyrights © 2025