Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teori psikologi behavioristik dalam pendidikan Agama Kristen anak, dengan menyoroti perspektif teoritis serta implementasi praktisnya dalam konteks pembelajaran. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana prinsip-prinsip behavioristik yang menekankan pada stimulus-respons, penguatan, dan pembentukan perilaku melalui pembiasaan dapat digunakan secara efektif dalam membentuk karakter dan pemahaman keagamaan anak-anak dalam pendidikan Kristen. Tujuan penulisan adalah untuk mengevaluasi relevansi dan efektivitas teori ini dalam menciptakan proses pembelajaran yang mendukung pertumbuhan spiritual dan moral anak sejak usia dini. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis berbagai literatur terkait teori behavioristik dan pendidikan Kristen anak. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggambarkan serta menafsirkan konsep-konsep teoritis dan aplikasinya dalam konteks pendidikan agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori behavioristik dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pendidikan Agama Kristen anak, terutama melalui penggunaan metode penguatan positif, repetisi materi, dan pembentukan kebiasaan rohani. Misalnya, penguatan berupa pujian atau hadiah saat anak menunjukkan sikap kasih atau hafalan ayat Alkitab dapat memperkuat perilaku positif yang diharapkan. Namun, pendekatan ini perlu dilengkapi dengan unsur kasih, relasi personal, dan nilai-nilai iman Kristen agar tidak terjebak pada aspek mekanistik semata. Dengan demikian, implementasi teori behavioristik dalam pendidikan Kristen perlu diintegrasikan secara bijaksana agar tujuan pengajaran tidak hanya membentuk perilaku luar, tetapi juga menyentuh pertumbuhan iman anak secara holistik. Kata kunci: Behavioristik; Anak; Pendidikan Agama Kristen; Penguatan; Pembentukan Perilaku;
Copyrights © 2025