Riset ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi minyak pala yang efektif sebagai bahan anestesi transportasi benih ikan nila merah yang bisa digunakan agar kematian benih ikan nila merah bisa ditekan seminimal atau menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Riset ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan A (0 ml/L), B (4 ml/L), C (8 ml/L) dan D (12 ml/L) dan 3 kali ulangan dengan durasi tiga jam. Parameter yang diamati adalah waktu induksi, waktu pulih sadar, tingkat kelangsungan hidup setelah transportasi dan pemeliharaan selama tujuh hari pasca transportasi serta pengukuran kualitas air berupa suhu, oksigen terlarut (DO), pH dan amonia. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan pemberian minyak pala terbaik dengan konsentrasi 4 ml/L untuk transportasi benih ikan nila merah dengan durasi selama tiga jam menghasilkan waktu induksi selama 30.20 menit, waktu pulih sadar selama 3.34 menit, tingkat kelangsungan hidup pasca transportasi sebesar 90% dan pasca pemeliharan 7 hari sebesar 83,33% dengan nilai parameter suhu 25,3°C, DO 8,2 mg/L, pH 5,78 dan amoniak 0,0032 mg/L.
Copyrights © 2023