Jurnal Ketahanan Nasional
Vol 22, No 2 (2016)

Peran Organisasi Kepemudaan Dalam Membangun Karakter Pemuda Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Pemuda (Studi Pada Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah)

Pipit Widiatmaka (Pusat Studi Demokrasi dan Ketahanan Nasional Universitas Sebelas Maret)
Agus Pramusinto (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada)
Kodiran Kodiran (Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2016

Abstract

ABSTRACTThis research discussed about the role of the Branch Leader of Ansor Youth Movement in Sukoharjo Regency in building youth character and its implications towards youth personal resilience.This research used descriptive qualitative method. There were 5 (five) data collecting techniques used, such as deep interview, observation, literature study, internet, and documentation. The data analyzing process used in this research were collecting data,  reducing data,  presenting data, and  drawing conclusion.  The result of this research showed that the role of the Branch Leader of Ansor Youth Movement in Sukoharjo Regency could build youth character, but could not be maximized because there were several obstacles, namely financial condition, the lack of the management coordination, the lack of the management activeness, position vacuity, and personal interest. The character which could be built in that organization were religious, responsible, discipline, independence, honesty, mandatory, empathy, cooperative, confidence, creativity, toughness, leadership, tolerance, and nationalism. The role of the Branch Leader of Ansor Youth Movement in Sukoharjo Regency could implicate in youth personal resilience of the young, especially in Basic Education and Training, because other activities didn’t work effectively. The implication of Basic Education and Training were that it could build several characters, such as independence, togetherness, confidence, heading towards ideology, dynamics, creativity, and toughness. ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang peran Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Sukoharjo dalam membangun karkater pemuda dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi pemuda.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan 5 (lima) teknik, yaitu wawancara mendalam, observasi, studi pustaka, internet, dan studi pustaka. Proses analisis data dalam penelitian ini, yaitu  pengumpulan data,  reduksi data,  penyajian data, dan  penarikan kesimpulan.Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa peran Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Sukoharjo dapat membangun karakter pemuda, namun belum bisa maksimal karena terdapat beberapa kendala, yaitu keuangan, koordinasi pengurus masih kurang, keaktifan pengurus masih kurang, terjadi kekosongan jabatan, dan kepentingan pribadi. Karakter yang dapat dibangun di organisasi tersebut, yaitu religius, tanggung jawab, disiplin, mandiri, kejujuran, amanah, peduli antar sesama, kerja sama, percaya diri, kreatif, pantang menyerah, kepemimpinan, toleransi, dan nasionalisme. Peran Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Sukoharjo dapat berimplikasi terhadap ketahanan pribadi pemuda khususnya Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar), karena kegiatan yang lain tidak berjalan dengan efektif. Implikasi dari Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) dapat membangun kepribadian yang mandiri, kebersamaan, percaya diri, berpegang teguh pada prinsip, dinamis, kreatif dan pantang menyerah.  

Copyrights © 2016