Ketakutan saat persalinan lebih sering dialami oleh ibu primigravida (kehamilan pertama). Sekitar 33 % ibu hamil memiliki perasaan takut menghadapi proses persalinan pada trimester III Kehamilan dan 11 – 14 % mengalami perasaan takut yang berat menghadapi proses persalinan. Dampak dari ketakutan menghadapi proses persalinan beresiko mengalami beberapa komplikasi. Salah satu solusi yang dapat dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan yang dialami ibu dalam menghadapi persalinan adalah psikoedukasi. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitan kuantitatif dengan menggunakan rancangan eksperimen semu (Quasi Experiment Design) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah dilakukannya penerapan intervensi psikoedukasi pada ibu primigravida di Klinik Bersalin Anisa Banyuasin. Adapun jumlah populasi ibu hamil di Klinik bersalin Anisa berjumlah 125 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik Purposive Sampling yang didasarkan pada pertimbangan berdasarkan ciri atau sifat populasi yang diketahui sebelumnya. Sampel yang diambil pada penelitian ini berjumlah 30 orang ibu hamil yang berkunjung di Klinik Bersalin Anisa pada saat penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2024 hingga 06 Maret 2024 Metode pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Kuesioner ini berupa pertanyaan tertutup. Data sekunder diambil dari rekam medik Klinik Bersalin Anisa Banyuasin. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan pemberian psikoedukasi dengan media Pamflet pada ibu primigravida dalam mengatasi fear of childbirth di Klinik bersalin Anisa.
Copyrights © 2024