Menjelang akhir abad ke tiga sebelum masehi Kaisar Qin Shi Huang membangun tembok yang kemudian dikenal dengan nama The Great Wall itu dimasudkan untuk melindungi keamanan dan kedaulatan territorial kekaisaran China dari serangan bangsa barbar dari utara negeri itu. Setelah Perang Dunia II (PD II) berdiri tembok lain yang dikenal dengan nama Tembok Berlin yang memisahkannya Jerman Barat dan Jerman Timur waktu itu. Tujuan didirikanya tembok kedua ini pada dasarnya sama, yaitu untuk melindungi keamanan dan kedaulatan Jerman Timur yang sosialis dari ancaman invasi atau infiltrasi dari Jerman Barat yang kapasitalis.Kini kedua tembok tersebut memang sudah kehilangan fungsi aslinya. Bahkan Tembok tersebut memang sudah kehilangan fungsi aslinya. Bahkan Tembok Berlin sudah hancur berantakan dan tinggal sebagai hiasan museum aaatau tempat wisata semata. Akan ttapi, tembok sebagai metapora bagi keamanan dan kedaulatan suatu negara terus berlangsung dan berkembang dalam imajinasi manusia.Walaupun manifestasinya berbeda, dalam benak kebanyakan pemimpin dunia terus berkembang pemikiranya bagaimana cranya agar dapat membangun "tembok" yang lebih besar, lebih kokoh dan lebih superior secara teknologi sehingga lebih tangguh dalam menangkal serangan lawan.
Copyrights © 1997