Permainan tradisional merupakan bagian penting dari budaya Indonesia, yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan warisan budaya. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup membuat permainan ini semakin dilupakan oleh anak-anak yang lebih memilih permainan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab hilangnya permainan tradisional dan upaya pelestarian yang dapat dilakukan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, melibatkan orang tua, guru, dan anak-anak di lingkungan perkotaan dan pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital, terbatasnya ruang bermain, dan rendahnya eksposur dari keluarga dan sekolah menjadi faktor utama. Meskipun permainan digital lebih menarik bagi anak-anak, solusi pelestarian dapat dilakukan melalui adaptasi permainan tradisional ke dalam bentuk digital dan integrasi dalam pendidikan. Kesimpulannya, pelestarian permainan tradisional memerlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan industri teknologi untuk memastikan nilai budaya tetap diwariskan.
Copyrights © 2024